Berkesenian Mural Rumah Kartini di Jepara “Heritage”

Kesenian di kota Jepara sangatlah kental dengan seni rupa kriya (pahat atau mengukir). Sebagai seni yang telah ada sejak jaman Ratu Shima yang sudah membuat perabot dan sampai sekarang telah menjadi pekerjaan sebagian masyarakat Jepara (furniture). Maka dari itu kami ingin berkomunikasi lewat lukisan dinding (mural) di kota tercinta yaitu Jepara.
Definisi Mural menurut Susanto (2002:76) memberikan definisi sebagai lukisan besar yang dibuat untuk mendukung ruang arsitektur. Definisi tersebut bila diterjemahkan lebih lanjut, maka mural sebenarnya tidak bisa dilepaskan dari bangunan dalam hal ini dinding. Dinding dipandang tidak hanya sebagai pembatas ruang maupun sekedar unsur yang harus ada dalam bangunan rumah atau gedung, namun dinding juga dipandang sebagai medium untuk memperindah ruangan. Kesan melengkapi arsitektur bisa dilihat pada bangunan gereja Katolik yang bercorak Barok yang melukis atap gereja yang biasanya berupa kubah dengan lukisan awan dan cerita di Alkitab. Mural juga berarti lukisan yang dibuat langsung maupun tidak langsung pada permukaan dinding suatu bangunan, yang tidak langsung memiliki kesamaan dengan lukisan.
Perkembangan seni rupa mural tidak bias dilepaskan dari jaman pra sejarah kira-kira 31.500 tahun silam, ketika ada lukisan gua di Lascaux, selatan Prancis. Mural yang dilukis oleh orang-orang jaman prasejarah ini menggunakan cat air yang terbuat dari sari buah limun sebagai medianya. Lukisan mural pada jaman prasejarah ini paling banyak ditemukan di Prancis.
Dalam proses mural di kota Jepara yang pertama memunculkan komunikasi dengan memvisualkan atau mengeksekusi secara estetik dengan kaidah-kaidah dalam seni rupa yang semoga bisa membuat dan membawa semangat untuk mencintai dan belajar tentang seni dan budaya yang ada di kota Jepara dahulu.
Rumah Kartini adalah suatu komunitas kecil yang di penuhi pemuda Jepara yang tergabung untuk mengangkat kota Jepara yang dilihat dari seni & budaya dengan cara penyajian yang indah juga bisa diterima masyarakat modern saat ini.
Tema Jepara Heritage ini tidak mungkin berdiri sendiri tanpa kehadiran ribuan makna yang ingin kita komunikasikan pada masyarkat dan pemerintah Jepara khususnya yang sangat minim penghargaan tentang penghargaan kesenian atau budaya dan tempat-tempat sejarah di Jepara.
Makna mural yang terkandung dalam tema heritage dengan mengambil dua sisi yang berbeda antara peninggalan dan modernisasi yang menghalalkan sebuah cara tanpa melihat sebab akibat yang akan terjadi pada masyarakat Jepara.
Selain visual yang terdapat dalam mural tersebut juga ada tulisan yang bertuliskan “BEROTAKLAH” yang dapat di artikan untuk selalu memakai otak dalam melihat perkembangan jaman saat ini yang sangat mudah untuk meninggalkan sejarah, kesenian yang ada di Jepara.
Mural Rumah Kartini #1
18/01/2012 | 0 comments
