Kesenian dan Kebudayaan Jepara

rumahkartini.com

Seni dan Kebudayaan Jepara

16/05/2012
by admin
0 comments

Pameran Seni Rupa #Rumah Kartini# 01

Pameran seni rupa ini kita adakan baru pertama kali di Jepara, biasanya kegiatan seni kami berupa mural dan pameran foto di kota kecil ini. Perkembangan seni rupa menurut kaca mata RK di jepara sungguh mati Suri,entah kenapa hal seperti ini terjadi di kota Jepara,maka dari situlah kami bersama teman-teman rumah kartini ingin menyemarakan lagi tentang Seni Rupa Jepara .

%Rumah Kartini Jepara%Kesenian Kebudayaan Jepara
Pameran seni rupa ini kita adakan tgl 21-26 April untuk memperingati ulang tahun Rumah Kartini ke 4 dan lahirnya tokoh wanita yang terkenal sampai ke luar negeri,Ia adalah R.A. Kartini. Konsep yang kami tonjolkan dalam pameran pertama ini seni dan Budaya di kota Jepara yang terkenal dengan ukiran atau ornament yang detail dan rumit.
Beberapa seniman dan Musisi Jepara dan Solo ikut mendukung kegiatan Rumah Kartini.
mari datang kawan… %Rumah Kartini Jepara%Kesenian Kebudayaan Jepara

05/02/2012
by admin
0 comments

Kaos Rumah Kartini #3

%Rumah Kartini Jepara%Kesenian Kebudayaan Jepara

Tujuan pembuatan kaos ini untuk menghidupkan kembali masyarakat muda di kota Jepara untuk memperkenalkan kota Jepara, khususnya pemuda pemudi yang cinta dengan kota Jepara.

Visual yang kami sampaikan di atas sebagai contoh bahwa wanita muda di kota Jepara juga bisa ikut mmelestarikan kesenian ukir yang turun temurun. Dengan memegang peralatan pahat dan palu sebagai alat premier dalam pekerjaan pemahat sebagai symbol yang turun temurun di kota Jepara dan juga sebagian besar untuk penghasilan masyarakat Jepara dari jaman dahulu sampai sekarang. Maka dari itu kita sebagai generasi muda harus bisa membuat dan bisa mengenalkan hasil karya ukiran yang detail dan penuh skill dari kota Jepara ini.

Dalam Sorotan matanya yang tajam wanita ini membuktikan kesungguhannya untuk meneruskan karya dari nenek moyang kita. Relung Ukiran yang distilasi dalam bentuk tiga dimensi untuk latar belakang ini untuk memperkuat centre of interest seorang wanita muda yang melambangkan keindahan atau sesuatu kreasi masyarakat Jepara dan beberapa visual ukiran asli Jepara yang ngrawit atau detail.

Latar belakang ini yang seakan menyatu dengan rambut sang wanita yang tergerai, juga bagaikan gelombang laut yang bergelora selayaknya jiwa muda pada umumnya. Typhograpy Rumah Kartini dibuat secara manual yang digabung dengan relung ukiran.

Hasil penjualan kaos ini sebagian akan kami sumbangkan ke panti asuhan dan sebagian lagi akan kami gunakan untuk mendanai kegiatan kesenian dan kebudayaan Rumah Kartini di Jepara maupun luar kota.
“akucintajapara”

Kalo Berminat bisa menghubungi nomor diatas. (pre order).
Terimakasih Kawan.

Pameran Jepara Doeloe dan Kini

03/02/2012 by admin | 0 comments

Jepara, kota yang di kenal banyak masyarakat di Indonesia bahkan di kenal banyak juga di Negara-negara lain. Kota Jepara terletak di pesisir utara Jawa Tengah, di semenanjung dengan gunung Muria yang seakan mercusuar bagi pulau Jawa. Letak posisinya yang terbuka membuat kota jepara mempunyai peran sejarah yang panjang,  Sejak abad ke 7 Masehi di Jepara sudah berdiri kerajaan Kalingga. View the pictures →

This gallery contains 4 photos

21/01/2012
by admin
0 comments

Bupati Jepara Koesoemo Oetoyo

R.M.T. Oetoyo diangkat menjadi Bupati jepara tanggal 30 September 1905, Ia mendapat tugas mengantikan pendahulunya,Raden Mas Adipati Ario (R.M.A.A.) Sosroningrat yang meninggal Dunia.

Perpindahan dari Ngawi ke Jepara itu sendiri bias disebut sebagai promosi. Jepara adalah kota tua yang memiliki peran penting dalam sejarah panjang Jawa. Diwilayah ini di perlukan pemimpin yang lebih memiliki pamor dan legitimasi. Stabilitas Jepara akan memberikan kontribusi bagi stabilitas Hindia –Belanda, khususnya Jawa. Tampaknya Oetoyo memenuhi persyaratan itu. Seiring dengan promosi ini, gelar ningrat Oetoyo juga terangkat menjadi Raden Mas Adipati, kemudian nama Koesoemo juga di sematkan di depan Oetoyo. Sejak di Jepara ini ia dikenal dengan Raden Mas Adipati Koesoemo Oetoyo. Continue Reading →

19/01/2012
by admin
0 comments

Kaos “Door Duisternis Tot Licht”

%Rumah Kartini Jepara%Kesenian Kebudayaan Jepara

Konsep: Door Duisternis Tot Licht adalah judul buku  dari kumpulan surat-surat R.A. Kartini yang semasa hidupnya sering menulis tentang daerah di kota Jepara. Buku ini terbit pertama tahun 1911 (setelah R.A. Kartini Meninggal).  Dengan jalan pemikirannya yang terkenal kontemporer pada saat itu.

Visual yang terdapat pada kaos di atas kami menyimbulkan seorang gadis perempuan kecil yang memegang frame dengan di hiasi bunga,ukiran Jepara juga binatang laut yang menceritakan tentang alam Jepara yang terletak di daerah pesisir.
Kaos Berkonep Jepara ini dijual Harga : Rp 60.000

19/01/2012
by admin
0 comments

Pantai Purancak Jepara

%Rumah Kartini Jepara%Kesenian Kebudayaan Jepara

“PANTAI PURANCAK” Pantai Purancak terletak di kecamatan Mlonggo Jepara, tepatnya di desa Purancak (Bondo). Pantai yang masih bersih dan jarang di kunjungi orang. Karena memang yang di utamakan di pantai tersebut adalah sebagai tempat untuk mengisi perut. Dengan pemandangan pantai dan laut yang indah menjadikan semakin enaknya untuk menikmati hidangan yang tersedia.

Disana terdapat warung-warung yang menjual makanan dari hasil laut. Menu-menu yang tersedia mulai dari Ikan bakar, Ikan Goreng, Pindang Serani, dll. Jarang juga orang asli Jepara yang tahu pantai tersebut. Karena pantai Purancak memang tidak termasuk tempat wisata terfavorit dan terkenal selain pantai Kartini, Pantai Bandengan atau pantai Tirta Samudera dan Pantai Bondo. Pantai Bondo sendiri letaknya tidak jauh dari pantai Purancak, tapi orang-orang malah lebih tahu dan sering berkunjung ke Pantai Bondo dari pada Pantai Purancak. Karena memang akses yang di tuju lebih gampang. Seharusnya Pantai Purancak bisa jadi obyek wisata yang bagus jika lebih di publiskan dan di benahi.

18/01/2012
by admin
0 comments

Seminar Rumah Kartini

%Rumah Kartini Jepara%Kesenian Kebudayaan Jepara

Seminar Rumah Kartini Jepara

Berawal dari sebuah diskusi kecil bersama teman Grisuter Jepara tentang bagaimana menggabungkan kesenian,budaya,sejarah dan IT di kota Jepara agar berkumpul. Setelah itu kami ( Rumah Kartini sangat merespon kegiatan ini dan di adakan gratis di Rumah Kartini dengan nara sumber yang bergelut dibidangnya masing-masing.
Dalam Acara Seminar ini di adakan pada 30 September 2010 mengundang diantara lain dari pihak seniman oleh Pak Chody (Chody Art Gallery), Budaya: Pak Djatmiko, Sejarah : Pak Tabroni dan dari IT: Mas Pipin Girsang,Darwin,ponco. Dalam Seminar ini memwacanakan tentang kesenian yang membuat budaya di Jepara tentang Mengukir.dari Sejarah Mengingatkan kita pada Seorang tokoh Perempuan yang sangat adil semasa itu ( Ratu Shima), Dari IT kita belajar mengenalkan dan membranding kota Jepara dengan media Internet antara lain tentang Website,Blog, sosial Media dll.
Kami Rumah Kartini sangat Berterimakasih atas Supportnya dari bapak-bapak di atas yang membuat darah kami semangat untuk mencoba mengenalkan Jepara dari apa yang kami bias saat ini.
mari kita bersama – sama berjuang mengembalikan JEPARA kita yang dulu ..
mari kita bersama – sama temukan emas yang telah hilang ..
“aku cinta Jepara”

18/01/2012
by admin
0 comments

Mural Rumah Kartini #1

Berkesenian Mural Rumah Kartini di Jepara “Heritage”
%Rumah Kartini Jepara%Kesenian Kebudayaan Jepara
Kesenian di kota Jepara sangatlah kental dengan seni rupa kriya (pahat atau mengukir). Sebagai seni yang telah ada sejak jaman Ratu Shima yang sudah membuat perabot dan sampai sekarang telah menjadi pekerjaan sebagian masyarakat Jepara (furniture). Maka dari itu kami ingin berkomunikasi lewat lukisan dinding (mural) di kota tercinta yaitu Jepara.
Definisi Mural menurut Susanto (2002:76) memberikan definisi sebagai lukisan besar yang dibuat untuk mendukung ruang arsitektur. Definisi tersebut bila diterjemahkan lebih lanjut, maka mural sebenarnya tidak bisa dilepaskan dari bangunan dalam hal ini dinding. Dinding dipandang tidak hanya sebagai pembatas ruang maupun sekedar unsur yang harus ada dalam bangunan rumah atau gedung, namun dinding juga dipandang sebagai medium untuk memperindah ruangan. Kesan melengkapi arsitektur bisa dilihat pada bangunan gereja Katolik yang bercorak Barok yang melukis atap gereja yang biasanya berupa kubah dengan lukisan awan dan cerita di Alkitab. Mural juga berarti lukisan yang dibuat langsung maupun tidak langsung pada permukaan dinding suatu bangunan, yang tidak langsung memiliki kesamaan dengan lukisan.
Perkembangan seni rupa mural tidak bias dilepaskan dari jaman pra sejarah kira-kira 31.500 tahun silam, ketika ada lukisan gua di Lascaux, selatan Prancis. Mural yang dilukis oleh orang-orang jaman prasejarah ini menggunakan cat air yang terbuat dari sari buah limun sebagai medianya. Lukisan mural pada jaman prasejarah ini paling banyak ditemukan di Prancis.
Dalam proses mural di kota Jepara yang pertama memunculkan komunikasi dengan memvisualkan atau mengeksekusi secara estetik dengan kaidah-kaidah dalam seni rupa yang semoga bisa membuat dan membawa semangat untuk mencintai dan belajar tentang seni dan budaya yang ada di kota Jepara dahulu.
Rumah Kartini adalah suatu komunitas kecil yang di penuhi pemuda Jepara yang tergabung untuk mengangkat kota Jepara yang dilihat dari seni & budaya dengan cara penyajian yang indah juga bisa diterima masyarakat modern saat ini.
Tema Jepara Heritage ini tidak mungkin berdiri sendiri tanpa kehadiran ribuan makna yang ingin kita komunikasikan pada masyarkat dan pemerintah Jepara khususnya yang sangat minim penghargaan tentang penghargaan kesenian atau budaya dan tempat-tempat sejarah di Jepara.
Makna mural yang terkandung dalam tema heritage dengan mengambil dua sisi yang berbeda antara peninggalan dan modernisasi yang menghalalkan sebuah cara tanpa melihat sebab akibat yang akan terjadi pada masyarakat Jepara.
Selain visual yang terdapat dalam mural tersebut juga ada tulisan yang bertuliskan “BEROTAKLAH” yang dapat di artikan untuk selalu memakai otak dalam melihat perkembangan jaman saat ini yang sangat mudah untuk meninggalkan sejarah, kesenian yang ada di Jepara.